Delapan puluh satu tahun sejak kemerdekaan Republik Indonesia diraih, telah berlalu. Di atas 81 tahun yang lalu para pejuang bergerak, bertekad, berusaha mendapatkan kemerdekaan dengan jiwa dan raganya, menggagalkan nyawa. Bergelut dengan keletihan, kesukaran, kecapean baik fikiran dan raga demi untuk memperoleh kehidupan dan negara yang bebas dari penjajahan. Membayangkan bagaimana para pejuang meninggalkan rumah tempat tinggalnya, pergi kehutan-hutan untuk menulis melawan para penjajah menggunakan taktik gerilya. Kaki, kulit dan tubuh mereka bersentuhan dengan dedaunan hutan yang rimbun, entah berapa goresan luka akibat tergores dauk-daun di hutan yg tertinggal di kulit mereka. Lapar dan lelah pun sering mereka rasakan. Namun itu terus diusahakan, terus bergerak untuk memperjuangkan kehidupan yang merdeka. Setelah kemerdekaan diraih oleh negara Indonesia pada tanggal 17 Agustus tahun 1945. Para pejuang telah memindahkan perjuangan itu kepada setiap generasi yang hidup saat it...
Saya percaya kemampuan bahasa adalah tentang seberapa banyak rekaman pengetahuan bahasa yang tersimpan dalam otak. Semakin banyak rekaman pengetahuan bahasa yang masuk dan tersimpan dalam otak maka semakin baik pengetahuan bahasa yang dimiliki seseorang. Orang dengan kemampuan Bahasa tinggi saya percaya rekaman pengetahuan bahasa di dalam otaknya telah banyak. Sedangkan orang dengan kemampuan bahasa yang tidak tinggi saya percaya rekaman pengetahuan bahasa dalam otaknya masih rendah. Kemampuan Bahasa sama seperti kemampuan pengetahuan bidang lainnya. Mirip seperti kemampuan manajerial, kemampuan ledership, kemampuan emotional, kemampuan beragama maka semuanya hanya tentang seberapa banyak seseorang telah melakukan proses rekam merekam pengetahuan ke dalam otaknya. Proses merekam pengetahuan ini dapat dilakukan dengan banyak cara, ada dengan baca buku, mengikuti kursus, menonton vido, mengikuti training, workshop. Seminar dan lain sebagainya. Perlu diketahu bahwa menurut penelitian ...